Oplus_131072
Palangka Raya, pilarkalimantan.co.id/ — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) Tahun 2025 di Aula Hotel Dandang Tingang, Palangka Raya, Jumat (29/11/2025) malam. Mengusung tema “Bersatu Menuju Prestasi, Sukseskan Porprov XIII/2026 di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar)”, kegiatan ini menjadi momentum strategis bagi seluruh pemangku kepentingan olahraga di Bumi Tambun Bungai untuk menyelaraskan langkah menuju peningkatan prestasi daerah.
Ketua Panitia Pelaksana Rakerprov, Merry Anitha, dalam sambutannya menegaskan bahwa pelaksanaan Rakerprov merupakan bentuk kepatuhan terhadap Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) KONI yang mewajibkan agenda tersebut digelar setiap tahun. Lebih dari itu, ia menyebut kegiatan ini sebagai wadah silaturahmi dan koordinasi penting dalam menyukseskan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) sebagai pesta olahraga terbesar di Kalimantan Tengah.
“Rakerprov KONI se-Kalteng adalah ajang silaturahmi untuk bersama-sama mensukseskan agenda Porprov,” ujar Merry di hadapan lebih dari 200 peserta yang hadir, terdiri dari perwakilan KONI Kabupaten/Kota, pengurus cabang olahraga provinsi, badan fungsional, serta para peninjau.
Sementara itu, Ketua Harian KONI Kalteng, Hasanuddin Noor, menekankan pentingnya sinergi antara seluruh pengurus KONI dan cabang olahraga dalam menjalankan amanat Undang-Undang Keolahragaan. Ia mengingatkan bahwa setiap daerah perlu melakukan pembinaan pada cabang olahraga unggulan sesuai karakteristik masing-masing wilayah.
“Tantangan membangun olahraga prestasi semakin berat dan kompleks, namun ini harus menjadi pelecut semangat,” katanya. Hasanuddin juga mengajak dunia usaha dan seluruh insan olahraga untuk bersatu membangun prestasi Kalteng agar semakin disegani.
Gubernur Kalteng melalui Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora), Agus Siswadi, turut menegaskan bahwa Rakerprov harus dimaknai sebagai evaluasi tahunan yang penting. Menurutnya, KONI adalah mitra strategis pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan olahraga prestasi.
Terkait persiapan Porprov XIII/2026 di Kobar, Agus mengakui adanya tantangan terkait efisiensi anggaran akibat berkurangnya dana transfer pusat. Meski demikian, ia memastikan pemerintah tetap berkomitmen menyukseskan Porprov dengan konsep “anggaran minimalis namun tetap meriah”.
Dalam kesempatan itu, Agus juga menyoroti persoalan krusial terkait dispensasi bagi atlet pelajar. Ia menyebut masih banyak sekolah yang kesulitan memberikan izin latihan jangka panjang, sehingga berdampak pada penurunan akademik bahkan mendorong atlet pindah ke kota-kota besar.
“Kita tidak ingin lagi melihat atlet terbaik kita pindah ke DKI Jakarta atau kota besar lainnya karena sulitnya dispensasi,” tegasnya, sambil mendorong adanya terobosan bersama Dispora, KONI kabupaten/kota, dan Dinas Pendidikan.
Rakerprov 2025 ini diharapkan menghasilkan program kerja terstruktur dan langkah nyata untuk memastikan kesuksesan Porprov XIII/2026 sekaligus memperkuat pembinaan atlet Kalteng agar mampu bersaing di level nasional maupun internasional.( es)
