Oplus_131072
Palangka Raya, pilarkalimantan.co.id/ – Anggota Komisi II Dewan Peruwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palangka Raya, Noorkhalis Ridha, menyoroti pentingnya pemerataan manfaat di tengah meningkatnya pertumbuhan ekonomi daerah. Ia menegaskan bahwa capaian ekonomi tidak hanya cukup tercatat dalam angka-angka statistik, tetapi harus dirasakan nyata oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Pertumbuhan ini jangan hanya berhenti di laporan statistik. Yang terpenting adalah bagaimana dampaknya bisa menyentuh seluruh masyarakat,” katanya, Jumat (21/11/25).
Ridha menjelaskan bahwa semakin tinggi laju pertumbuhan ekonomi, maka semakin besar pula kewajiban pemerintah dalam menjamin bahwa manfaat tersebut tidak hanya terserap oleh sektor tertentu saja.
“Perlu ada kebijakan yang inklusif, agar kesenjangan tidak melebar,” ujarnya.
Menurutnya, sektor UMKM, perdagangan dan jasa hingga kini masih menjadi motor penggerak perekonomian kota sehingga kesejahteraan pelaku usaha kecil harus mendapatkan perhatian serius. “UMKM adalah tulang punggung ekonomi kita dan pertumbuhannya tidak boleh kalah dari sektor besar lainnya,” ucapnya.
Ia juga menambahkan bahwa peningkatan kapasitas dan daya saing pelaku usaha mikro menjadi penting agar mereka mampu mengikuti perkembangan ekonomi yang semakin cepat. “Keberlanjutan pertumbuhan sangat ditentukan oleh kemampuan masyarakat dalam beradaptasi,” tegasnya.
Selain itu, Ridha turut mendorong perluasan akses masyarakat terhadap infrastruktur penunjang ekonomi, terutama di kawasan pinggiran.
“Jika daya beli masyarakat melemah, pertumbuhan akan stagnan. Maka kebijakan ekonomi harus menjaga stabilitas itu,” kata Ridha seraya berharap kepada pemerintah kota untuk lebih agresif menggali potensi ekonomi lokal agar manfaat pembangunan dapat dirasakan merata oleh seluruh masyarakat hususnya kota Palangka Raya.(es)
