Anggota DPRD Barito Utara, H. Parmana Setiawan ST. foto : Candra
Muara Teweh, pilarkalimantan.co.id/ – Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah ke-XXXIII di Muara Teweh Kabupaten Barito Utara resmi ditutup oleh Wakil Gubernur Kalteng H Edy Pratowo, Jumat 21 November 2025 Malam.
Penutupan ini menjadi akhir rangkaian kegiatan yang berlangsung sejak 16-21 November 2025. Pada penyelenggaraan tahun ini, Kabupaten Barito Utara ditetapkan sebagai Juara Umum.
Keberhasilan ini tentunya sangat membanggakan bagi seluruh masyarakat dan pemerintah daerah.
Menyikapi hal tersebut, Anggota DPRD barito Utara, H. Parmana Setiawan ST, saat ditemui di kediamannya, menegaskan pentingnya untuk terus berbenah dan tidak merasa puas dengan hasil ini, namun menjadikan dasar pemikiran yang serius, agar tidak terlena dalam menyikapi hal tersebut.
“Untuk mempertahankan lebih sulit dari pada memperjuangkan. Kita memang wajar dan harus jujur melihat bahwa hasil ini sangat memuaskan dan membahagiakan. Tetapi ini bukan akhir. Ini menjadi titik balik untuk kita tetap selalu melakukan pembenahan dan lebih semangat berusaha dan berdoa, jangan henti-hentinya dimulai dari pembinaan qori–qoriah hingga sistem seleksi,” ucapnya, Sabtu (22/11/2025).
Dia juga menekankan bahwa keberhasilan tidak lahir secara instan, melainkan melalui proses panjang dan pola pembinaan yang berkelanjutan. MTQ bukan hanya sekadar kompetisi; lebih dari itu, ini adalah bagian dari syiar Islam serta cerminan kualitas pembinaan umat di daerah.
Legislator dari Partai PKB Barut ini berharap agar seluruh pihak, termasuk Kementerian Agama, LPTQ, pelatih, dan pengurus kecamatan, untuk bersatu dalam misi mempertahankan dan bahkan meningkatkan prestasi di masa mendatang.
“Pemerintah daerah harus lebih memperkuat fasilitas pelatihan, untuk memastikan pembinaan berjalan sepanjang tahun, dan melakukan seleksi yang lebih ketat dan profesional,” Harap dia lagi.
Dengan langkah-langkah ini, Barito Utara diharapkan dapat mencapai hasil yang lebih baik di MTQ yang akan datang.
“Keberhasilan ini harus dijadikan cambuk untuk terus berprestasi,” tutupnya. (Candra)
