Anggota DPRD Barito Utara, Patih Herman AB. foto : Candra
Muara Teweh, pilarkalimantan.co.id/ – Kondisi jalan umum di KM 30 Desa Sikui saat ini sedang menjadi perhatian masyarakat. Banyak keluhan yang datang mengenai dampak dari aktivitas truk angkutan batu bara yang mengganggu kelancaran arus lalu lintas.
Anggota DPRD Barito Utara, Patih Herman AB, menyampaikan upaya yang sedang dilakukan untuk menindaklanjuti masalah ini. Dikatakannya, DPRD telah merencanakan langkah konkret untuk menyelesaikan keluhan warga terkait kondisi jalan tersebut.
“Kami akan memanggil pihak perusahaan untuk melakukan RDP (rapat dengar pendapat) agar ada pembahasan lebih lanjut mengenai masalah ini. Sebelumnya, ini sudah dijadwalkan, namun mengalami penundaan karena agenda rapat MTP,” jelasnya.
Beliau juga menambahkan bahwa Dinas PUPR dan Dinas Perhubungan telah turun langsung ke lokasi setelah agenda paripurna untuk memeriksa kondisi dan dampak kerusakan jalan yang terjadi.
“Kami masih menunggu laporan dari Dinas PUPR dan Perhubungan yang hari ini sudah melakukan peninjauan. Dari hasil itulah nanti akan kita bahas pada RDP jam kedua bersama pihak PLN juga, agar ada solusi yang jelas untuk masyarakat,” ujarnya.
Patih Herman AB menegaskan bahwa DPRD mendorong agar solusi diberikan secepat mungkin, terutama terkait jam operasional, batas tonase, serta keselamatan warga yang melintas.
“Yang pasti kami berharap ada solusi konkret. Kalau masalah izin melintas atau pengaturan waktunya seperti apa, nanti akan kita bahas dalam RDP supaya tidak mengganggu masyarakat lagi,” tutupnya. (Candra)
